Teguh Santosa: SMSI DKI Jakarta Bekerja Menciptakan Iklim Usaha yang Sehat

Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia ( SMSI) Provinsi DKI Jakarta yang baru terbentuk Senin (10/7/2017) bertempat di kantor PWI DKI Jaya diharapkan dapat bekerja menciptakan iklim usaha yang sehat. 

Kerjasama dengan organisasi wartawan, terutama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sangat diperlukan, karena bagaimana pun juga ada simbiosis mutualisme antara perusahaan media dengan pekerja pers.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Umum SMSI, Teguh Santosa, Rabu (20/7/2017).

Menurut Teguh yang juga Pemimpin Umum Rakyat Merdeka Online (RMOL), tantangan yang dihadapi media massa berbasis internet atau media siber di tengah perkembangan ICT yang semakin hebat belakangan semakin besar.

Di satu sisi, perkembangan ICT memperluas ruang publik. Di sisi lain, mempertajam persaingan antar media siber.

Belum lagi tambah Teguh, ruang publik yang semakin luas itu juga sangat rentan digunakan untuk tindakan-tindakan yang tidak konstruktif, seperti penyebaran rasa kebencian, kabar bohong dan fitnah.

“Saya berharap, Serikat Media Siber Indonesia menjadi forum yang dapat membantu pemilik dan pengelola media siber dalam menghadapi tantangan-tantangan itu. Terlebih di Jakarta yang menjadi barometer kondisi mesia siber di level nasional,”ungkap Teguh.

Saat ini SMSI sudah tersebar di 22 provinsi. Dalam deklarasinya disebutkan, SMSI merupakan sarana membangun media siber yang profesional.

Selain didukung sejumlah tokoh pers, sejumlah tokoh non-pers juga dikabarkan turut bergabung SMSI, di antaranya Jaya Suprana, Yusril Ihza Mahendra, Ryaas Rasyid, Prita Kemal Gani, dan Rizal Ramli.

Bersama tokoh pers Dahlan Iskan dan pemilik jaringan media Chaerul Tanjung, tokoh-tokoh non-pers itu diberi kehormatan sebagai penasihatSMSI.

Untuk pertama kalinya SMSI akan menggelar Rapat Kerja Nasional Serikat Media Siber Indonesia (Rakernas SMSI) yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur yang diikuti Pengurus Pusat dan 22 Pengurus Daerah. Rakernas  akan dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 26-27 Juli 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *