Tarmilin Usman: Media yang Bertanggung Jawab Berbadan Hukum dan Dikelola Wartawan yang Kompeten

Square

Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Provinsi Aceh akan segera dibentuk. SMSI Pusat telah memberikan surat mandat bernomor 002 tanggal 30 Maret 2017 kepada Tarmilin Usman.

Surat ditandatangani Ketua Umum SMSI Teguh Santosa dan Sekreraris Jenderal Firdaus.

Tarmilin Usman mengatakan, saat ini pihaknya sedang menginventarisir media siber yang ada di seluruh Aceh.

“Kami akan segera mengundang semua media siber di Aceh untuk menyusun kepengurusan,” ujar Tarmilin Usman.

Menurutnya, semua pemilik media online atau siber di Aceh akan duduk bersama untuk menentukan kepengurusan dan setelah itu dikirim ke Jakarta untuk disahkan, dan selanjutnya dilantik.

Dia mengatakan, media online yang bisa bergabung dengan SMSI adalah yang memiliki badan hukum pers dan penanggungjawabnya merupakan wartawan yang sudah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kategori utama.

Untuk sementara SMSI Aceh berkantor di gedung PWI Aceh, Jalan Simpang Lima No. 3 Kuta Alam Banda Aceh. Pemilik media online di Aceh dapat mengambil formulir di sekretariat pada hari dan jam kerja.

Tarmilin menambahkan, SMSI bukan organisasi wartawan, melainkan organisasi perusahaan media siber yang berdiri sendiri bersama organisasi lainnya seperti Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) yang khusus menangani media cetak.

“Kita lihat sekarang banyak muncul media siber di tanah air. Perlu ada sebuah organisasi untuk menguatkan peran sebagai media profesional dan bertanggung jawab pemberitaannya kepada publik,” ujarnya.

“Media yang bertanggungjawab adalah media yang punya badan hukum dan dipimpin orang yang berkompeten.” demikian Tarmilin Usman. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *